Sabtu, 03 Maret 2012

three love


2
Dug…, buku kecil berbentuk persegi dilempar begitu saja diatas kasur empuk yang sedang dinikmati sang pemiliknya. Sejenak ia memandang langit-langit kamarnya dengan tatapan kosong, memikirkan sesuatu yang mengganggu pikirannya sejak pesta ulangtahun yang kemarin dihadirinya walaupun tanpa memiliki undangan.
“ ka’ doni, makan malam dulu. ” Teriak dina keras dari luar kamarnya. Doni melepas semua yang sedang dipikirkannya dan bergegas keluar kamarnya menuju ruang makan.
“ Malam sayang. ” Suara khas yang lembut menyambut doni yang sedang duduk dikursi makan. Doni hanya senyum membalas sapaan ibunya. Sementara dina dan lyla sudah siap menyantap makanan yang ada dihadapan mereka.
“ Yuk makan. ” Kata dina memulai sambil mengambil alat makannya diikuti lyla.
“ Ka’ doni, ko’ngelamun? Entar kehabisan lo. ” Kata dina sambil mengambil lauk kedalam piringnya. Lyla tidak bisa ngomong dan hanya manggut-manggut sambil mengiyakan. Doni tersenyum melihat lyla yang tembem karena pipinya penuh dengan makanan.
“ Mah, doni kenyang ” Kata doni berdiri meninggalkan meja makan menuju kekamarnya kembali.
“ Aneh. ” Komentar dina setelah doni pergi.
 Kenapa abang kamu dina? ” Kata ibunya kedina.
“ Lagi stress kali mah. ” Kata dina asal.
“ Huss…, entar kejadian lagi. ” Kata ibunya.
“ yah mungkin udah makan diluar kali, yuk lanjutin makannya ”. Kata ibunya sambil tersenyum ikut tersenyum melihat lyla yang makan dengan lahapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar